Author Archives: Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

Pengukuran Kebugaran Pegawai Setda Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Sobat sehat

Hai hai lagi dong kita adain pengukuran kebugaran ASN di lingkungan Setda Pemprov Jateng dan Sekretariat Dewan. Bersama bergerak dan ukur kebugaran dengan metode rockport berlari sepanjang 1,6 km dan dapet hasilnya. Hasilnya bagus donk karena semua ASN Jateng sudah lakukan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari sesuai dengan SE Sekretaris Daerah Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Aktifitas Fisik Pada Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Aktifitas fisik rutin dan disiplin, ASN Jateng sehat bugar produktif.

(Humas Dinkes Prov, 20/9)

Kepesertaan BPJS Kesehatan di Jateng Capai 98,68%, Keaktifannya Terus Digenjot

SEMARANG – Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) untuk penduduk di Jawa Tengah per 31 Mei 2025, tercatat mencapai 98,68%. Namun, tingkat keaktifan pesertanya masih perlu digenjot.

“Di Jawa Tengah ini, kesepertaan UHC sudah 98%. Cuma PR-nya di keaktifan peserta, di mana posisi di bulan Agustus kemarin 74-75%. Harapan kami terus bertumbuh, dan di akhir tahun ini angka keaktifannya bisa 80%,” katanya Deputi Direksi Wilayah VI BPJS Kesehatan, Yessi Kumalasari, di sela audiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Semarang, Rabu (3/9/2025).

Ditambahkan, pertemuan tersebut secara detail membahas tiga aspek sistem kesehatan nasional, yaitu aspek kepesertaan, penerimaan, dan pelayanan kesehatan. Terkait kepesertaan dan keaktifan peserta ini, sudah ada dukungan dari pemerintah dan badan usaha untuk bersama-sama meningkatkan, terutama terkait kepesertaan informal.

Sementara, kata Yessi, untuk aspek penerimaan, secara keseluruhan pemerintah kabupaten/ kota dan provinsi sudah menyediakan anggaran yang cukup. Selanjutnya, tinggal mengawal terkait rutinitas pembayaran.

Adapun terkait aspek pelayanan kesehatan, lanjut dia, saat ini penyediaan fasilitas kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjut sudah ada di kabupaten/kota. Penambahan fasilitas kesehatan akan diselaraskan dengan kebutuhan jumlah peserta aktif di masing-masing daerah.

“Tadi arahannya (dari Gubernur) kita lakukan sosialisasi bersama. Tidak hanya di level provinsi, namun juga kabupaten/ kota, supaya masyarakat yang mampu bisa dengan kesadarannya mendaftarkan dan membayar iuran tepat waktu,” beber Yessi.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, fasilitas BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat, untuk mendapatkan layanan kesehatan paripurna, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Dia menandaskan, jangan sampai masyarakat kurang mampu dan pekerja informal tidak tercover.

“Prioritas kita kepada orang yang membutuhkan, jangan sampai mereka tidak memiliki pelayanan paripurna untuk BPJS. Saran saya, sosialisasi terus ke mereka, kita harus jemput bola,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yunita Dyah Suminar menambahkan, pemetaan data dari BPJS Kesehatan serta Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/ Kota, akan terus didorong. Harapannya, siapa pun masyarakat Jawa Tengah, jangan sampai jauh dari layanan kesehatan.

Dia menjelaskan, BPJS Kesehatan terbagi atas peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan non-PBI. Untuk PBI, sudah ditanggung dengan anggaran dari pemerintah, sehingga keaktifan pesertanya dapat terjamin.

Sementara, untuk non-PBI masih harus didorong lagi, terutama mereka yang masuk kepesertaan perorangan. Misalnya, masyarakat yang mampu, mereka sudah menjadi peserta tetapi tidak pernah menggunakan BPJS, kemudian lalai untuk membayar secara rutin.

Sumber dari :
https://jatengprov.go.id/publik/kepesertaan-bpjs-kesehatan-di-jateng-capai-9868-keaktifannya-terus-digenjot/
https://www.suaramerdeka.com/jawa-tengah/0415850416/kepesertaan-bpjs-kesehatan-di-jawa-tengah-capai-9868-persen

BPJS-Kesehatan-Dinkes-Prov-Jateng

SPELING MELESAT di Kelurahan Jenggot Kota Pekalongan

Giliran kota Pekalongan kelurahan jenggot disasar SPELING MELESAT, antusiasme masyarakat keren lebih dari 180 orang diperiksa 6 Dokter Spesialis dari RS Adyatma dan RS Juned. Pekalongan Istimewa. Layanan Dekat Masyarakat Sehat.

(Humas Dinkes Prov, 18/9)

1 22 23 24 25 26 130
× Chat Kami