Blog

Penyerahan SK Purna Tugas pada Apel Pagi Pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

Sobat Sehat, pada Apel Pegawai tadi pagi, diserahkan SK Purna Tugas dan Cinderamata sebagai apresiasi kepada Ibu Indah Manutsih Utami, SKM (Analis Kesehatan) yang telah purna tugas. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang diberikan kepada Jawa Tengah. Selamat memasuki masa purna tugas. Semoga senantiasa dapat berkarya di tempat lain dalam bentuk apapun.

Humas Dinkes Prov (4/8)

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Raih Juara 3 Kategori Pendapatan Non Tunai Award dari BPKAD Provinsi Jawa Tengah dalam Acara Transaksi Non Tunai Award 2025

Sobat Sehat! Alhamdulillah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mendapat apresiasi dari BPKAD Provinsi Jawa Tengah nih! Dalam acara Transaksi Non Tunai Award dan Rakor Akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) 2025 (20/7/2025), Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memperoleh Juara III dalam kategori Pendapatan Daerah Non Tunai. Maksudnya yaitu Pendapatan Daerah yang Diterima melalui Transaksi Non Tunai (Cashless), yang mendukung digitalisasi transaksi di Jawa Tengah.

Yuk, semakin memperbaiki diri, semakin memperbaiki pelayanan kepada masyarakat di semua aspek layanan.

(Humas Dinkes Prov, 1/8)

Temu Kader Posyandu Bidang Kesehatan : “Memberikan Layanan Primer Terbaik kepada Seluruh Siklus Hidup”

Semarang – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menggelar Temu Kader Bidang Kesehatan (22/07/25) secara hybrid. Menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Ketua TP PKK Jateng, dan 2 narasumber.

Yunita Dyah Suminar, Kadinkes Jateng menyatakan apresiasinya kepada para Kader Posyandu. “Kalau bicara pengabdian, kader posyandu juaranya. Semangatnya luar biasa dalam mengedukasi,” ujarnya. Dilanjutkan dengan pesan “Di era ini harus lebih semangat lagi. Jaman berubah, teknologi begutu hebat, pengaruh informasi semakin cepat, maka perlu pola dan pendekatan yang berbeda”, lanjutnya.

Hj. Nawal Arafah selaku Tim Penggerak PKK Jateng menyatakan bahwa tantangan saat ini belum sampai 50% anak mau ke posyandu. “Tingkatkan kepercayaan masyarakat kepada kader posyandu. Tingkatkan kompetensi diri kader, skill dan pengetahuan. Lalu, sambung dengan hati”, pesannya.

dr. Tan Shot Yen, pakar gizi masyarakat memotivasi para kader bahwa stunting bisa dicegah, asal kita tidak lengah. “5 pintu keluar dari stunting: literasi, edukasi, sanitasi, imunisasi dan perencanaan ekonomi. Karena stunting tidak hanya tentang gizi,” terangnya.

Posyandu bidang kesehatan adalah layanan kesehatan terdekat dengan masyarakat yang melayani seluruh sasaran sesuai siklus hidup. Mari kita bangun bersama layanan primer ini agar menjadi kepercayaan masyarakat.

(Humas Dinkes Prov, 23/7)

1 31 32 33 34 35 144
× Chat Kami